Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Ya Allah, jamah-Lah kami

Ya Allah, jamah-Lah kami



Kehidupan ini terasa sedih tatkala rasa ingin meninggalkan keagungan rumah-Nya tersirat di dalam hati ini. Sepi yang menghiasi seakan membuat kita jadi bersedih hati. Apakah kita sadar kalau kita sedang di atas, kita justru bersikap lebih kepada meninggikan kepala kita bukan merendahkan diri kita ?

Keadaan yang seperti inilah yang sering kita alami. Ketika kita merasa bahwa Tuhan selalu ada untuk kita, maka kita akan selalu memuja-Nya. Namun lihatlah, apabila kita sedang diatas, kita lupa akan keberadaan-Nya. Disisi lain sebenarnya kita juga mengetahuinya. Dan setelah itu kita merasa apakah kita ini bisa disebut makhluk yang bertakwa atas segala kekuasaan dan kenikmatan yang diberikan oleh Tuhan ?

Janganlah pernah merasa bahwa kita seolah-olah hidup karena usaha kita sendiri dan tidak ada rasa syukur yang mendalam kepada-Nya. Segenggam harapan dan do'a patut kita panjatkan. Sebagai umat manusia yang bertakwa pasti kita rindu akan jamahan dari-Nya. Padahal, disetiap waktu Tuhan selalu ada buat umat-Nya yang bertakwa.

Ya Allah, jamah-Lah kami dengan ridho-Mu, dengan kehendak-Mu. Kami hanyalah manusia biasa yang selalu melakukan kesalahan.

Semoga kita selalu diberi rahmat-Nya dan ridho-Nya disetiap langkah kehidupan kita. Agar kita mendapatkan tempat yang indah di akhirat nanti. Serta selalu bersyukur atas karunia dan nikmat-Nya.



Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 01.16 and have 0 komentar

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar