Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Renungan : "bukan berarti yang rajin beribadah adalah yang terbaik"

Renungan : "bukan berarti yang rajin beribadah adalah yang terbaik"

Marhaban ya ramadhan. Ramadhan 1434 H sedang kita lalui, semoga berkah bulan suci ini selalu menyertai sobat-sobat semuanya. Baik untuk nenyemarakkan ramadhan kali ini, admin akan mencoba membahas tentang memilih pasangan hidup yang baik. Tentu kita punya kriteria yang kita inginkan semisal :

1. Cantik / Tampan
2. Kaya (kalo pria yang punya pekerjaan mapan)
3. Rajin Ibadah
4. Baik Budi Pekertinya / Berkelakuan baik
5. Apa adanya / selalu bersyukur

Cerita Sepanjang Penghidupan


Dari 5 kriteria diatas kemungkian sangat kecil dimiliki dalam diri seeorang. Paling tidak anda harus mencari pasangan yang memiliki kriteria no 3, 4, 5. Itu saja sudah cukup. Kita akan mendalami kriteria no 3.

Anggapan Salah - orang yang rajin beribadah adalah orang baik
Anggapan salah tersebut sudah menjadi pedoman banyak manusia, terutama kaum hawa. Mereka beranggapan bahwa pria yang baik adalah yang rajin beribadah. Maka seketika ia mencari pasangan yang rajin beribadah meski tidak tampan atau kaya. Di dunia ini banyak pria yang rajin beribadah bahkan yang sunah pun dilakukannya. Tapi ingat itu sifat seorang laki-laki PRANIKAH.

Sifat PRANIKAH dan PASCANIKAH
kenapa saya sebut PRANIKAH ? Seorang laki-laki yang juga ingin mendekati wanita idamannya pasti ia menunjukkan segalanya dengan COVER yang baik-baik. Jeleknya tidak ditunjukkan. Itulah keplasuan dalam berpacaran. Setelah mereka menikah, si pria lama-kelamaan akan terlihat sifat aslinya. Sholat pun mulai bolong-bolong serta puasa wajibnya. Tapi semua itu ditutupi dengan cinta, katanya. Dulu ia adalah pria yang baik dan rajin sholat tapi wanita tidak tahu ukuran iman seseorang. Meskipun rajin sholat tapi tidak mengena imannya alias imannya masih kurang, setelah menikah ia berperasangka bahwa ia telah mencapai kesuksesannya yaitu berkeluarga dan berkehidupan layak. Dari situlah imannya diuji dan mulai terkikis, bila dari dasarnya sudah tidak kuat maka jebol-lah benteng imannya. Karena sudah jarang beribadah lagi, maka kelakuannya tidak bisa di kontrol. Yang dikepalanya adalah hidup bahagia punya anak isteri dan harta yang cukup untuk hidup tapi lupa dari mana semua itu datangya kalau bukan dari Allah SWT.
Sikap itulah yang disebut sifat PASCANIKAH. Dan itu sesungguhnya pria yang seperti itu tidak memiliki kriteria no 4 dan 5 tetapi hanya no 3.

Setidaknya memenuhi kriteria no 4 & 5
Orang yang baik kelakuannya pasti berbeda dengan orang yang suka menunjukkan kebaikkanya di muka umum (carmuk). Dia lebih terlihat woles. Banyak orang yang baik tapi juga jarang beribadah. Tapi setidaknya ia memiliki dasar yang baik. Meski sekarang jarang beribadah, tapi bila dituntun kearah yang lebih baik ia bisa menjadi seseorang yang rajin beribadah nantinya. Karenanya orang yang berkelakukan baik pasti juga selalu bersyukur dan apa adanya, tidak terlalu over segala sesuatunya.

"Banyak wanita yang mendambakan memiliki pasangan hidup yang memenuhi 5 kriteria diatas. Tapi kemungkinan mendapatkan yang seperti itu adalah kecil. Makanya kalau bisa wanita mencari pria yang memiliki kriteria no 3,4,5 atau setidaknya no 4,5. Karena tidak semua pria yang rajin beribadah adalah pilihan yang terbaik, karena bisa saja itu cuma COVER yang isinya adalah MONSTER kehidupan."

Lihat juga artikel lainnya Apalah Arti Puasa Bila Tanpa Sholat dan Jaga Iman dengan Selalu Ingat Kematian




Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 20.05 and have 0 komentar

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar