Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Fenomena Hijab : " anda MENUTUP AURAT atau MEMBALUT AURAT ? "

Fenomena Hijab : " anda MENUTUP AURAT atau MEMBALUT AURAT ? "

Cerita Sepanjang Penghidupan


Ramadhan tahun ini (2013) sedang dilalui oleh kaum muslim di seluruh dunia ini. Kita tengok di negara kita, banyak orang yang meramaikan bulan suci ini dengan puasa beserta amalan-amalan sunahnya seperti tadarus, bersodaqoh dan lain sebagainya. Namun banyak juga yang tidak puasa dan tidak melakukan amal apapun.

Tapi kita lihat masyarakat indonesia khususnya kaum hawa. Trend Hijab sedang bergentayang di negara ini. Banyak wanita yang dulu tidak memakai hijab sekarang berhijab. Entah itu dorongan dari hati atau sekedar mengikuti trend, atau bahkan cuma sekedar menutupi bagian tubuhnya yang dirasa jelek. Trend ini memang sering dianggap masyarakat umum adalah trend yang bagus yaitu mencoba menutup aurat. Tapi apakah yang seperti ini menutup aurat (lihat gambar dibawah) :


Cerita Sepanjang Penghidupan

Cerita Sepanjang Penghidupan

Cerita Sepanjang Penghidupan

Cerita Sepanjang Penghidupan

Cerita Sepanjang Penghidupan

Apakah seperti itu yang dimaksud para wanita seaat ini ? yang terlihat lebih mementingkan modis daripada keimanan akan menutup aurat.

Jika memang begitu adanya itu namanya salah besar yang dibenarkan. Kenapa ?
Karena seperti model-model pakian hijab zaman sekarang semakin tidak terasa islaminya, karena kebanyakan model pakaian seperti itu sangatlah tidak sopan. Mereka lebih senang menonjolkan sesuatu yang sudah menonjol alias membalut aurat.

Dengan demikian berhijab atau tidak akan terasa sama. Sesungguhnya ini lebih pada melecehkan agama, karena menanggap entheng tentang anjuran menutup aurat bagi kaum wanita. Dan itu juga akan memicu timbulnya nafsu syahwat dari lawan jenis.

Jadi lebih baik berhijab tetapi tidak memakai pakaian yang terlalu ketat seperti itu. Akan lebih afdol lagi bila berhijab merupakan dorongan hati yang paling dalam. Janganlah berhijab karena kondisi, misalnya hanya untuk kuliah tapi selepas kuliah melepas hijab lagi. Itu juga sama dengan melecehkan agama. Bila memang belum ada panggilan dari hati lebih baik jangan berhijab dulu.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

An Nawawi dalam Syarh Muslim ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan bahwa ada beberapa makna kasiyatun ‘ariyatun.

Makna pertama: wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya.

Makna kedua: wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

Makna ketiga: wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

Makna keempat: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)


Setelah mengetahui apa yang dimaksud diatas, semoga para kaum hawa yang ingin menutup aurat semakin banyak. Tapi ingat jangan sampai keinginanmu menutup aurat akan terasa sia-sia andaikan itu lebih pada Membalut Aurat.







Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 04.16 and have 0 komentar

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar