Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Fenomena Bulan Dzulhijjah dan Idul Adha

Fenomena Bulan Dzulhijjah dan Idul Adha

Fenomena Bulan Dzulhijjah dan Idul Adha - Didalam kalendar masyarakat indonesia pada umumnya, perkiraan jatuhnya tanggal 10 Dzulhijjah tepat pada tanggal 15 Oktober 2013 hari selasa. Banyak hal yang mungkin kita belum pahami mengenai bulan yang termasuk salah satu bulan yang penuh barokah ini. Berikut serba-serbi Hari Raya Qurban :

Cerita Sepanjang Penghidupan


1. Bahwa Allah ta’ala bersumpah dengannya. Ketika Allah bersumpah dengan sesuatu, hal itu menunjukkan keutamaan dan agungnya kedudukan sesuatu yang dijadikan sumpah tersebut, karena Yang Maha Agung tidak bersumpah kecuali dengan sesuatu yang agung. Allah ta’ala berfirman : “Demi fajar. Dan malam yang sepuluh.”
Malam yang sepuluh adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, hal ini pendapatnya kebanyakan ahli tafsir. Dan Ibnu Katsir berkata : Itulah yang benar.

2. Merupakan hari-hari yang telah dimaklumi yang disyari’atkan untuk selalu mengingatnya. Allah ta’ala berfirman : “Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

Jumhur para ulama berpendapat bahwa hari yang telah tentukan adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Diantaranya pendapat Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallaahu’anhum.

3. Rasulullah  memberi kesaksian bahwa itu merupakan hari yang paling utama di dunia. Dari Jabir bin Abdillah  dari Nabi  bersabda : “Hari yang paling utama di dunia adalah sepuluh hari (yakni yang pertama bulan Dzulhijjah)” Ditanyakan kepada beliau: “Tidakkah semisal itu dalam jihad fi-sabillah?” Beliau menjawab: “Tidak semisal itu dalam jihad fi-sabilillah. Kecuali seorang yang menutup wajahnya dengan debu (meninggal di medan jihad, pent)” (HR. Al-Bazzaar dan Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Bani)

4. Di dalamnya ada hari Arafah. Hari Arafah adalah adalah hari Haji Akbar, hari diampuninya dosa dan pembebasan dari api neraka, jika tidak ada di sepuluh pertama bulan Dzulhijjah kecuali hari Arafah maka hal itu sudah cukup sebagai satu keutamaan.

5. Di dalamnya ada hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah). Hari itu merupakan hari yang paling utama di dunia menurut pendapat sebagian para ulama Rasulullah  bersabda :

[ أَعْظَمُ الْأَياَّمِ عِنْدَ اللهِ يَوْمُ النَّحْرِ، ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ [رواه أبو داود والنسائي وصححه الألباني

Hari yang paling utama di dunia adalah hari Nahr kemudian hari Qorr.” (HR. Abu Daud dan Nasa’i dan dishahihkan oleh Syaikh Al Bani)


6. Terkumpul di dalamnya Ummuhatul Ibadah (pokok-pokok ibadah). Berkata Al Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Baari: “Yang nampak bahwa sebab dimuliakannya sepuluh pertama bulan Dzulhijjah karena terkumpul di dalamnya Ummahatul Ibadah pokok-pokok ibadah yaitu: sholat, puasa, shodaqah dan haji, hal itu tidak ada di hari-hari yang lain.”

PENTING !!!
Perlu kita ketahui bahwa banyak masyarakat kita yang salah mengartikan bulan yang penuh barokah ini dengan menjadikan bulan untuk mengadakan acara. Dilihat dari segi waktu, jelas ini tidak tepat (bukan melarang), karena di bulan ini juga ada hari dimana hari tersebut adalah hari yang dimuliakan oleh Allah SWT yakni Idul Adha. Diwaktu itu kita dituntut untuk menyumbangkan sebagian rezeki kita (yang mampu)yang diwujudkan dengan binatang qurban. Kita bisa analisa, kalau orang yang mengadakan acara semisal pernikahan pasti akan mengeluarkan uang banyak dan kita tidak akan tanggung-tanggung untuk mengeluarkannya, tapi lihatlah saat Idul Adha tiba, pasti uang yang seharusnya dapat kita keluarkan untuk amal malah untuk kepentingan pribadi kita. Jadi menurut admin kalau bisa hindari mengadakan acara di bulan dzulhijjah itu dihindari (bukan tidak boleh) untuk yang hanya bisa mengeluarkan harta untuk salah satu acara saja (acara pribadi atau berqurban).
Allahu'alam.

Sekiranya cuma itu yang bisa saya bagikan. Kalau ada salah kata mohon kritik dan saran serta maaf dari pembaca yang merasa tersinggung dengan kata-kata yang saya buat. Wassalam.


Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 16.52 and have 0 komentar

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar