Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Rebutlah Malam Lailatul Qadar

Rebutlah Malam Lailatul Qadar

Alhamdulillah wasyukurillah. Kita sudah memasuki masa pertengahan dibulan Ramadhan tahun ini ( 1435 H / 2014 M). sobat CS-Pe bisa mem-flashback bagaimana kita telah melakukan ibadah puasa dihari pertama sampai saat ini. Apakah sudah baik atau justru merasa masih kurang ? yah, semua memang tergantung kita bagaimana kita memandang ibadah puasa dan juga bagaimana kita menjalankannya. Bulan ramadhan tak pernah lepas dari peristiwa datangnya Malam Lailatul Qadar. Bagi sebagian besar orang tentu sudah tau apa itu malam lailatul qadar. banyak yang mengartikan merupakan malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan. Menurut tuturan dari salah seorang Kyai yang juga Dalang Kondang asal tegal yang juga sekarang menjabat sebagai Bupati Tegal (liat di videonya hehe) pengertian tentang lebih baik daripada seribu bulan diambil dari kisah Sam'un melawan Kafir Quraisy, dimana Sam'un memiliki kekuatan atau karamah dari Allah untuk memerang kaum kafir. Beliau dihianati oleh istrinya sendiri yang juga berasal dari kaum kafir quraisy. Apakah malam lailatul qadar itu sebenarnya ?

Cerita Sepanjang Penghidupan


Pengertian Malam Lailatul Qadar
Malam lailatul qadar merupakan satu malam penting yang terjadi pada malam ramadhan, yang dalam Al-Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bila seorang muslim mengerjakan kebaikan-kebaikan di malam lailatul qadar, maka nilainya lebih baik dari mengerjakan kebaikan selama seribu bulan.

Dikisahkan dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bercerita kepada para sahabat mengenai seorang Bani Israil (mungkin yang dimaksud Sam'un itu) yang sangat saleh. Dikisahkan bahwa Bani Israil tersebut telah menghabiskan waktunya selama 1000 Bulan untuk berjihad fisabilillah di jalan ALLAH. Singkat cerita kemudian hadirlah malam Lailatul Qadar yang diturunkan oleh Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad pada sebuah malam di bulan Ramadhan. Dalam riwayat yang lain pernah dikisahkan bahwa Rasulullah SAW pernah merenungi hal itu, dimana sangatlah mustahil jika umatnya dapat menandingi amal ibadah dari umat-umat terdahulu yang bisa mencapai ratusan bahkan ribuan tahun.

Dalil Malam Lailatul Qadar

Cerita Sepanjang Penghidupan

"Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah 'lailatul qadar' itu ?. lailatul qadar adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat dan ruh qudus (malaikat Jibril) dengna izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit Fajar" (QS. Al-Qadr : 1-5)

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Terlihat dalam surat pendek ini, dari awal sampai akhir hanya melukiskan malam agung dengan segala keistimewaannya. Dan setidaknya ada keistimewaan yang bisa diraba dari gambaran tersebut:

  • Sebuah malam pertama kalinya diturunkannya Al-Quran kepada Rasulullah SAW. Karenanya malam ini adalah malam yang penuh berkah
  • Sebuah malam yang lebih mulia daripada seribu bulan
  • Sebuah malam yang didalamnya ALLAH SWT menurunkan malaikat-malaikatNya, termasuk juga malaikat Jibril
  • Sebuah malam yang menyimpan kedamaian, ketenangan dan barakah yang tiada bandingannya. Dan kedamaian ini terus berlangsung hingga terbit fajar. Dimalam itu semua hamba pada menyatukan sujud dihadapan pencipta-Nya
Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar
  • Udara dan suasana pagi tampak begitu tenang dan damai.Dikisahkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda: 'Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah'
  • Cahaya matahari bersinar cerah tapi terasa melemah dan tidak terlalu berasa panas pada keesokan harinya.
  • Malam yang terang, tidak dingin, tidak berawan, tidak hujan, tidak panas, tidak ada angin kencang
  • Mereka yang pada malam tersebut beribadah maka ibadahnya akan semakin terasa lezatnya, mendapatkan ketenangan hati serta kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya dan mendapatkan kesan yang berbeda tidak seperti malam-malam lainnya.
Bagaimana cara mengetahui Malam Lailatul Qadar
  1. Dalam riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda: 'Lailatul Qadar turun pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan. Terutama pada malam-malam ganjil'
  2. Sebagian besar ulama' meyakini bahwa malam lailatul qadar itu turun pada malam ke-27 dari bulan Ramadhan. Dasar keyakinan itu adalah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Tirmizi.
  3. Hal yang juga menandai hadirnya malam Lailatul Qadar ini, bisa di intip dari kenyataan alam; jika pagi harinya matahari agak suram dan cahanya tidak begitu terang, berarti dimalam harinya, lailatul qadar telah turun.

Bagaimana cara agar mendapatkan Lailatul Qadar ?

  1. I'tikaf. Dari Aisyah RA, bahwa Nabi Muhammad SAW terbiasa i'tikaf pada malam terakhir bulan Ramadhan sampai ALLAH mewafatkan beliau (HR. Bukhari dan Muslim)
  2. Menghidupkan malam dengan ibadah dan membangunkan keluarga untuk beribadah. Dari Aisyah RA, bahwa ketika masuh sepuluh hari terakhir bulan ramadhan Nabi Muhammad SAW membangunkan keluarganya, menghidupkan malam-malamnya, dan mengencangkan sarungnya (HR. Bukhari dan Muslim)
  3. Mandi, berhias, dan memakai minyak pada waktu antara maghrib sampai isya'. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah RA, bahwa ketika bulan ramadhan Nabi Muhammad SAW terkadang tidur dan bangun beribadah. Akan tetapi ketika masuk 10 hari terkahir, beliau mengencangkan sarungnya, menjauhi istri-istrinya, dan mandi pada waktu antara maghrib sampai isya'.

Begitulah kiranya tentang pembahasan Malam Lailatul Qadar. Mungkin sobat CS-Pe semua juga ingin mendapatkan malam kemuliaan itu (begitu juga penulis). maka lakukanlah ibadah yang sesuai dengan anjuran dari junjungan kita Nabi Muhammad SAW. yang jelas, rahasia disembunyikannya malam lailatul qadar ini banyak hikmahnya, seperti disembunyikannya waktu kapan dari setiap umat manusia akan mati. Intinya adalah agar masing-masing dari hamba ini kian bersungguh-sungguh untuk meningkatkan amal soleh dan menjauhi segala macam bentuk kemungkaran sebagaimana ia harus bersungguh-sungguh dalam mengintai malam lailatul qadar.
Allahu'alam bishowab.

Referensi: masuk-islam.com



Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 00.09 and have 0 komentar

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar