Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Video Renungan : 8 Kebohongan Ibu kepada Anaknya

Video Renungan : 8 Kebohongan Ibu kepada Anaknya

Sewaktu ane lagi searching di Youtube, ane menemukan video yang membuat ane menangis. Ane memang seorang lelaki, tapi apabila ada hal mengenai ibu yang tentunya tentang kebaikka ibu, ane meneteskan air mata juga. Yah, memang di dalam realita kehidupan ane , ibu lah yang selalu menjadi faktor penyemangat hidup ane. Apalagi sekarang ane masih menjadi mahasiswa di perantauan. Sosok ibulah yang selalu hadir dalam setiap do'a yang ane panjatkan kepada Allah SWT. Tak usah berlama-lama lagi gan, berikut ini
videonya :



Video di atas terlihat kalau si pembuat video tersebut adalah orang negeri tetangga. Setelah melihatnya, berikut adalah point penting yang terdapat dalam video tersebut dan mohon dijadikan bahan renungan bagi kita semua :
1. Makanlah nak, ibu tak lapar
2. Makanlah nak, ibu tak suka ikan
3. Cepatlah tidur nak, ibu belum mengantuk
4. Minumlah nak, ibu tak haus
5. Saya tidak perlukan cinta, saya tidak perlukan lelaki
6. Jangan susah-susah, ibu ada duit
7. Tak perlulah, ibu tak biasa tinggal di negeri orang
8. Jangan menangis nak, ibu tak sakit

Dari video di atas, ane dapat menyimpulkan bahwa jangan sia-sia kan kehidupan kita sewaktu kedua orang tua kita masih hidup. Berilah mereka kasih sayang yang tulus. karena apabila kita telah ditinggalkan mereka menuju alam yang abadi, maka kita akan menyesal jikalau kita tidak pernah memberikan kasih sayang yang maksimal kepada orang tua kita.


berikut ada beberapa hadis tentang Orang Tua dan Sikap Terhadap Mereka :

Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?” Nabi Saw menjawab, “ibumu…ibumu…ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.” (Mutafaq’alaih).

Warisan bagi Allah ‘Azza wajalla dari hambaNya yang beriman ialah puteranya yang beribadah kepada Allah sesudahnya. (HR. Ath-Thahawi).

Ibu mertua kedudukannya sebagai ibu. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab: Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621)

Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata: Seseorang datang menghadap Nabi saw. memohon izin untuk ikut berperang. Nabi saw. bertanya: Apakah kedua orang tuamu masih hidup? Orang itu menjawab: Ya. Nabi saw. bersabda: Maka kepada keduanyalah kamu berperang (dengan berbakti kepada mereka). (Shahih Muslim No.4623)

Tiga macam do’a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do’a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Jangan mengabaikan (membenci dan menjauhi) orang tuamu. Barangsiapa mengabaikan orang tuanya maka dia kafir. (HR. Muslim)

Ya begitulah sekiranya yang bisa ane sharingkan. Semoga bermanfaat bagi kita semua



Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 18.25 and have