Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Puasa Sunnah Syawal 6 hari ? Siapa takut !

Puasa Sunnah Syawal 6 hari ? Siapa takut !


Dari Abu Ayyub al-Anshari ra, Rasulullah saw bersabda :

“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh”.

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal, yang ini termasuk karunia agung dari Allah swt kepada hamba-hamba-NYA, dengan kemudahan mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa adanya kesulitan yang berarti.


Hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:

*# Pahala perbuatan baik akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali, karena puasa Ramadhan ditambah puasa enam hari di bulan Syawal menjadi tiga puluh enam hari, pahalanya dilipatgandakan sepuluh kali menjadi tiga ratus enam puluh hari, yaitu sama dengan satu tahun penuh (tahun Hijriyah).

*# Keutamaan ini adalah bagi orang yang telah menyempurnakan puasa Ramadhan sebulan penuh dan telah mengqadha/membayar (utang puasa Ramadhan) jika ada, berdasarkan sabda Nabi saw:

“Barangsiapa yang (telah) berpuasa (di bulan) Ramadhan…”, maka bagi yang mempunyai utang puasa Ramadhan diharuskan menunaikan/membayar utang puasanya dulu, kemudian baru berpuasa Syawal.

*# Meskipun demikian, barangsiapa yang berpuasa Syawal sebelum membayar utang puasa Ramadhan, maka puasanya sah, tinggal kewajibannya membayar utang puasa Ramadhan.

*# Lebih utama jika puasa enam hari ini dilakukan berturut-turut, karena termasuk bersegera dalam kebaikan, meskipun dibolehkan tidak berturut-turut.

*# Lebih utama jika puasa ini dilakukan segera setelah hari raya Idhul Fithri, karena termasuk bersegera dalam kebaikan, menunjukkan kecintaan kepada ibadah puasa serta tidak bosan mengerjakannya, dan supaya nantinya tidak timbul halangan untuk mengerjakannya jika ditunda.

*# Melakukan puasa Syawal menunjukkan kecintaan seorang muslim kepada ibadah puasa dan bahwa ibadah ini tidak memberatkan dan membosankan, dan ini merupakan pertanda kesempurnaan imannya.

*# Ibadah-ibadah sunnah merupakan penyempurna kekurangan ibadah-ibadah yang wajib, sebagaimana ditunjukkan dalam hadits-hadits yang shahih.

*# Tanda diterimanya suatu amal ibadah oleh Allah swt, adalah dengan giat melakukan amal ibadah lain setelahnya.

Jadi, dengan melihat kebaikkan dan manfaat puasa sunnah ini maka dianjurkan sangat untuk melakukan puasa sunnah ini. Memang godaannya berat, karena kebanyakan orang sedang mencicipi makanan lebaran sana sini kita malah puasa. Inilah yang menjadi tantangan besar dan bisa menjadikan ajang tes kekuatan iman kita kepada Allah selain kita menjalankannya dengan ikhlas. Ayo Sobat ! Kita laksanakan Puasa Sunah Syawal 6 Hari (Syawalan : Istilah di Jawa Timur) .




Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 01.29 and have