Mencoba Memaknai Hidup Dengan Tekad, Kebersamaan, dan Do'a

Memaknai Hidup dengan Berbakti Kepada Orang Tua

Memaknai Hidup dengan Berbakti Kepada Orang Tua

Foto ketika kakek dan nenek ku masih hidup

Orang tua kita adalah salah satu faktor utama kita untuk bisa hidup di dunia. Mereka tak henti-hentinya untuk mendidik, melatih dan membesarkan kita hingga kita mampu menjalani hidup mandiri. Namun meski kita sudah mandiri, tapi orang tua kita tak henti-hentinya memberikan motivasi dan doa agar kita mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan yang perlu diingat, mereka tak pernah meminta imbalan berupa apapun dari kita karena mereka telah merawat kita. Mereka menjalaninya dengan penuh kebahagiaan dan keikhlasan.

Itulah para orang tua bijak, penuh cinta da kasih sayang, baik dan benar-benar bertanggung jawab terhadap amanah-Nya. Mereka tidak akan meminta balasan kepada kita, tapi mereka selalu meminta apapun atas segala harapannya kepada pemilik jiwa kita yang sesungguhnya yaitu Allah Yang Maha Pencipta. Dan kalaupun ada keinginan, mereka hanyalah ingin berusaha mengingatkan kita agar rasa cinta dan kasih sayang yang selama ini terjalin, selalu tumbuh mesra dalam sebuah tatanan keluarga yang bahagia.

Berikut ada sebuah gambar Peta Hidup yang mungkin bisa kita jadikan bahan renungan tentang memaknai hidup yang sesungguhnya :



Lalu, sudah seberapa pantaskah kita berbakti kepada mereka ? seberapa besar cinta kita kepada mereka ? apakah kita terus bahagia di atas perjuangan mereka ? apakah kita selalu membuat mereka sakit hati ? dan apakah kita selalu mendo'akan mereka ? YA ! semua jawaban atas pertanyaan ini hanya diri kita yang mampu menjawabnya. Kita sebagai anak harus berbakti kepada orang tua, karena itu sudah kodrat dari Sang Pencipta yaitu Allah SWT. 

Semoga sepenggal kalimat-kalimat di atas mampu menggugah hati nurani kita agar kita lebih bisa memaknai hidup di dunia yang sementara ini.







Posted by Agus Tri Atmadi , Published at 15.24 and have